Selamat pagi waktu Indonesia Tengah,
Puji syukur ahamdulillah tepat tanggal 1 Februari 2015 kemarin saya resmi menyandang status sebagai istri dari seorang pria tampan bernama Nur Kholis Majid.
 |
| Foto pre-wedding dadakan |
Kapan kami bertemu dan dimana akan saya ceritakan lain waktu. Saat ini saya ingin membagi persiapan-persiapan apa saja yang bisa dilakukan menjelang pernikahan. Saya ingin berbagi cerita dan mungkin beberapa saran terkait dengan persiapan tersebut. Banyak orang bilang persiapan pernikahan itu rumit. Dan apa yang dikatakan orang-orang ini (yang saya sendiri juga tidak tahu siapa saja) memang BENAR adanya. Tapi tenang, semua pasti bisa dihadapi oleh para calon pengantin dengan kembali ingat apa niat dari pernikahan tersebut. Tetap berdoa dan pasrahkan pada Yang Kuasa, Insya Allah semuanya akan dilancarkan. Aamiin.
Kembali kepada persiapan-persiapan apa saja yang harus dilakukan oleh si calon pengantin, saya menempatkan undangan dinomor pertama. Kenapa nomor pertama? Karena pembuatan undangan ini tidaklah singkat. Butuh waktu lebih dari dua bulan untuk proses membuat dan mencetaknya. Jika anda termasuk calon pengantin yang idealis dan perfectionist, saya menyarankan kepada anda untuk menyiapkan undangan kurang lebih tiga bulan sebelum hari pernikahan anda. Namun jika waktu persiapan anda cukup singkat, saat ini sudah banyak jasa percetakan yang mempunyai layout undangan kosongan siap cetak. Artinya, design dan layoutnya sudah ready dan anda hanya perlu mencetak kalimat-kalimat seperti nama calon mempelai, nama orang tua, tanggal pernikahan dan lain sebagainya.
 |
| Contoh undangan kosongan. Picture by Google |
Jika persiapan anda cukup banyak, anda bisa memulai dengan browsing design undangan yang anda inginkan. Saya pun melakukannya. Ini salah satu website favorit saya
http://undangan.co.id/ . Design nya unik, simple dan tidak pasaran.
 |
| Salah satu layout yang saya sukai. Picture by undangan.co.id |
Saya pribadi menggunakan jasa designer undangan untuk membuatkan undangan yang saya inginkan. Saat itu saya ditanya sang designer, "Tema pernikahannya apa mbak?" Eng ing eng. Apa yaa...saya sendiri bingung. Saya jawab sekenanya, "Pokoknya saya mau undangan saya nggak ribet, simple tapi tetap eye-catching. Saya mau ada warna pink, tosca, dan motif polkadot." Sang designer hanya menganggukkan kepala. Saya pun menunjukkan layout diatas kepada sang designer. Sekali lagi dia hanya angguk-angguk kepala. Selang satu minggu setelah pembicaraan perdana, saya dikirimi hasil design-nya. Sangat suka meskipun ada beberapa bagian yang harus direvisi seperti pemilihan warna, bentuk tulisan, ejaan dan lain sebagainya. Setelah melalui tiga kali revisi jadilah undangan saya. Taraaaa...
 |
| Undangan tampak luar |
 |
| Undangan tampak dalam |
Mudah-mudahan apa yang saya sharing bisa membantu para calon pengantin dalam rangka persiapan menuju awal kehidupan baru. Jangan lupa jaga kesehatan. Selalu positive thinking dan doa kepada Sang Pencipta.
Banjarbaru, 10 Februari 2015 (9.54 WITA)
:*
ReplyDelete